Tugas 4 // Dennis Ramadhan

Pertanyaan :

1.  Bagaimana kemajemukan dalam dinamika sosial budaya?

2.  Samakah antara perubahan sosial dengan perubahan kebudayaa/budaya? Jelaskan  dan  berilah  contoh-

contoh  yang  mendukung jawaban Saudara

3.  Jelaskan tentang hubungan perubahan sosial dengan pembangunan sosial budaya !

4.   Apa yang anda ketahui tentang perubahan sosial secara revolusi. Jelaskan!

Keterangan : saya telah mengerjakan dengan baik

Status : tercapai 100%

Bukti :

1.Keberagaman yang terdapat dalam kehidupan sosial manusia melahirkan masyarakat majemuk. Majemuk berarti banyak ragam, beraneka, berjenis-jenis. Konsep masyarakat majemuk (plural society) pertama kali diperkenalkan oleh Furnivall tahun 1948 yang mengatakan bahwa ciri utama masyarakatnya adalah berkehidupan secara berkelompok yang berdampingan secara fisik, tetapi terpisah oleh kehidupan sosial dan tergabung dalam sebuah satuan politik.

Konsep masyarakat majemuk Furnivall di atas , dipertanyakan validitasnya sekarang ini sebab telah terjadi perubahan fundamental akibat pembangunan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Usman Pelly (1989) mengkategorikan masyarakat majemuk di suatu kota berdasarkan dua hal, yaitu pembelahan horizontal dan pembelahan vertikal.

Secara horizontal, masyarakat majemuk, dikelompokkan berdasarkan:

  • Etnik dan ras atau asal usul keturunan.
  • Bahasa daerah.
  • Adat Istiadat atau perilaku.
  • Agama.
  • Pakaian, makanan, dan budaya material lainnya.

Secara vertical, masyarakat majemuk dikelompokkan berdasarkan:

  • Penghasilan atau ekonomi.
  • Pendidikan.
  • Pemukiman.
  • Pekerjaan.
  • Kedudukan social politik.

Keberagaman atau kemajemukkan, masyarakat terjadi karena unsur-unsur seperti ras, etnik, agama, pekerjaan (profesi), penghasilan, pendidikan, dan sebagainya. Pada bagian ini akan diulas tentang kemajemukan masyarakat Indonesia karena unsur-unsur ras dan etnik.

2. Perubahan social adalah perubahan yang terjadi karena adanya perubahan kondisi, kebudayaan material, geografis, ideology, komposisi penduduk, atau adanya difusi yang menyebabkan timbulnya suatu variasi cara hidup yang baru dan diterima oleh masyarakat.

Bentuk-bentuk perubahan sosial di bagi menjadi :

1. Berdasarkan Periode Waktu

a. Evolusi (perubahan secara lamban), perubahan evolusi terjadi secara bertahap dan berkelanjutan yang membutuhkan waktu yang lama. Contohnya, adalah penggunaan uang kertas sebagai alat tukar (jual-beli).

b. Revolusi (perubahan secara cepat), contohnya revolusi industry inggris dalam usaha mengganti tenaga kerja, dari tenaga manusia menjadi tenaga mesin. Revolusi agrarian yaitu mengganti tata cara pertanian guna meningkatkan hasil pertanian dari tradisional menjadi modern.

2. Berdasarkan Proses Terjadinya

a. Planned change (perubahan direncanakan).

b. Unplanned change (perubahan tidak direncanakan),  seperti bencana alam, gejolak moneter, resesi ekonomi dan sebagainya.

3. Berdasarkan Lingkup Pengaruhnya

a. Perubahan kecil, contohnya, potongan rambut, mode pakaian, dan sejenisnya.

b. Perubahan besar, seperti masyarakat agraris berubah menjadi masyarakat industry.

4. Berdasarkan Struktur dan Proses

a. Perubahan structural, contohnya adalah perubahan sistem/bentuk pemerintahan.

b. Prubahan proses, contohnya adalah perubahan kurikulum pendidikan.

Penyebab perubahan sosial menurut Soerjono Soekanto dibagi menjadi :

A. Factor internal

Proses perubahan sosial yang berasal dari dalam masyarakat terjadi kerana adanya proses akumulasi.

1. Meningkatnya atau menurunnya pertumbuhan penduduk

2. Adanya penemuan-penemuan baru

3. Konflik dalam masyarakat

4. Terjadi revolusi atau pemberontakan

B. Faktor eksternal

1. Perubahan sosial akibat lingkungan alam fisik, seperti bencana alam dan peperangan

2. Pengaruh kebudayaan lain, melalui asimilasi, difusi, dan alkulturasi. Dalam akulturasi terdapat beberapa proses, yaitu subsitsusi, sinkretisme, adisi, dekulturisasi, dan organisasi.

Posted in

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.