Sistem Bilangan Part 1 – PL102B TA. 2018/2019

Sistem Bilangan Biner

Biner (Basis 2) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1. Bilangan Biner ini di populerkan oleh John Von Neumann. Contoh Bilangan Biner 1001, Ini dapat di artikan (Dikonversi ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :

Position Value dalam sistem Bilangan Biner merupakan perpangkatan dari nilai 2 (basis), seperti pada tabel berikut ini :

Berarti, Bilangan Biner 1001 perhitungannya adalah sebagai berikut :

Atau dengan rumus sebagai berikut :
Binari (4)
Contoh, bilangan binari 101101 dapat dilihat nilainya dalam sistem bilangan desimal menggunakan rumus diatas sebagai berikut :
Binari (5)Penjumlahan Bilangan Binari
Pertambahan atau penjumlahan pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan penjumlahan pada sistem bilangan desimal. Dasar pertambahan/penjumlahan pada masing-masing digit bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (6)Contoh pertambahan bilangan binari misalnya 1111 + 10100 hasilnya adalah 100011 dengan cara sebagai berikut :
Binari (7)Pengurangan Bilangan Binari
Pengurangan pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan pengurangan pada sistem bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing digit pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (8)Berbagai contoh pengurangan pada sistem bilangan binari bisa dilihat dibawah ini :
Binari (9)KOMPLEMEN (COMPLEMENT)
Pengurangan juga bisa dilakukan dengan komplemen. Komplemen ada du macam yaitu :

  • Komplemen basis minus 1 (radix-minus-one complement)
  • Komplemen basis (radix complement)

Pada sistem bilangan desimal dikenal dua macam komplemen yaitu :

  • Komplemen 9 (9s complement)
  • Komplemen 10 (10s complement)

Sedangkan pada sistem bilangan binari juga ada 2 macam komplemen yaitu :

  • Komplemen 1 (1s complement)
  • Komplemen 2 (2s complement)

Komplemen 1 di sistem bilangan binari dilakukan dengan mengurangkan setiap bit (digit) dari nilai 1, atau dengan mengubah setiap bit 0 menjadi 1 dan bit 1 menjadi 0. Dengan komplemen 1, hasil digit paling kiri dipindahkan untuk ditambahkan pada bit paling kanan.
Sedangkan contoh pengurangan dengan komplemen 2 pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (13)Komplemen 2 pada sistem bilangan binari adalah hasil dari komplemen 1 ditambah 1, misalnya komplemen 2 dari binari 10110 adalah 01010 (dari komplemen 1 yaitu 01001 ditambah 1). Dengan komplemen 2, hasil digit paling kiri dibuang (tidak digunakan).
Perkalian Bilangan Binari

Perkalian pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (14)Contoh perkalian pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (15)Perhatikan, ada 2 keadaan dalam perkalian pada sistem bilangan binari yaitu :

  • Jika pengali adalah bilangan 1, maka cukup disalin saja.
  • Jika pengali adalah bilangan 0, maka hasilnya semuanya 0.

Pembagian Bilangan Binari

Pembagian pada sistem bilangan binari juga dilakukan dengan cara yang sama seperti pada pembagian bilangan desimal. Pembagian dengan 0 tidak mempunyai arti, sehingga dasar pembagian pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (16)Contoh pembagian pada sistem bilangan binari adalah sebagai berikut :
Binari (17)

Posted in

32 Responses

  1. Artikel ini sangat bermanfaat bagi saya yang belum mengerti mengenai bilangan biner. Selain menjelaskan apa itu bilangan biner, artikel ini juga menjelaskan cara penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian dalam bilangan biner.

  2. Materi ini sangat membantu saya bahkan mungkin buat kita semua,saya menjadi tahu apa itu biner, selain itu juga saya menjadi tahu bagaimana cara menjumlahkan bilangan binari.
    Terima kasih smoga bermanfaat bagi kita semua.

  3. Artikel ini sangat bermanfaat bagi saya yang belum mengerti mengenai bilangan biner. Selain menjelaskan apa itu bilangan biner, artikel ini juga menjelaskan cara penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian dalam bilangan biner. Semoga artikel ini juga bermanfaat untuk teman-teman

  4. materi ini bermanfaat sekali dan sangat membantu untuk mengenal bagaimana penjumlahan,pengurangan,perkalian, dan pembagian bilangan biner, dan sangat paham untuk dipelajari dan mudah mengerti apa itu biner

  5. Artikel ini sangat bermanfaat bagi saya yang belum mengerti mengenai bilangan biner. Selain menjelaskan apa itu bilangan biner, artikel ini juga menjelaskan cara penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian dalam bilangan biner. Semoga artikel ini juga bermanfaat untuk teman-teman

  6. Alhamdulillah saya jadi paham cara penjumlahan, pengurangan, perkalian jumlahan biner. Walaupun cukup membingungkan karena sebelumnya saya belum mendapatkan materi seperti ini. Semoga artikel ini bermanfaat :))

  7. Artikel tentang sistem Bilangan Part 1 ini sangat bermanfat sekali, saya menjadi tahu apa tiu biner dan menjadi tau cara menjumlahkan bilanga binari. Terima kasih

  8. materi ini bermanfaat sekali dan sangat membantu untuk mengenal bagaimana penjumlahan,pengurangan,perkalian, dan pembagian bilangan biner, dan sangat paham untuk dipelajari dan mudah mengerti apa itu biner

  9. Terima kasih Pak Erick selaku dosen Manajemen Niaga beserta asdosnya, saya menjadi tahu apa itu biner, serta saya menjadi tahu bagaimana cara menjumlahkan bilangan binar.

    1. Terima kasih Pak Erick selaku dosen Pengantar Teknologi Informasi asdosnya, saya menjadi tahu apa itu biner, serta saya menjadi tahu bagaimana cara menjumlahkan bilangan binari.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.